MLM


Bebeapa tahun terakhir pertumbuhan MLM di Indonesia bagaikan jamur dimusim hujan. Hampir semua media tak luput dari tempat promosi keeksisannya. Gaya merayu calon anggotanya relatif sama yaitu “Cara Cepat Menjadi Kaya.” Gaya merayu yang demikian memang cocok dengan sikap mental masyarakat Indonesia yang pada umumnya senang hidup enak tanpa kerja susah, sehingga pertumbuhan MLM dapat dikatakan “Mati satu tumbuh seribu.”
Ketika banyak orang untuk bergabung dengan MLM pertimbangan utamanya mencari uang dari downline maka sudah dapat diramalkan umur MLM tersebut tidak akan berlangsung lama, karena perkembangan jaringannya lebih cepat dari pertumbuhan penduduk sehingga akan cepat tercapai titik jenuh. MLM yang bertahan hidup adalah yang memiliki andalan produk, atinya pertimbangan utama anggota untuk bergabung karena kepentingannya terhadap produk MLM tersebut. Sekalipun perkembangan jaringannya telah mencapai titik jenuh, jika anggota memiliki ketergantungan terhadap produk maka MLM tersdebut relatif akan tetap bertahan hidup.
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum bergabung dengan MLM antara lain :
1. Kategori produk, kebutuhan primer, sekunder, atau tersier. Jika produk kategori kebutuhan primer maka MLM akan relatif bertahan lama.
2. Kualitas produk, untuk mengetahui kualitasnya harus diperbandingkan dengan produk sejenis dari sumber lain.
3. Harga produk, perlu juga diperbandingkan harga produk dengan produk sejenis dari kompetitor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: